Dalam pemahaman ketuhanan, ketiga agama ini (Islam, Yahudi, dan Kristen) memang memiliki paham monotheism atau bertuhan satu, tidak terkecuali agama Kristen, walaupun mereka menganut doktrin Holy Trinity tapi sebenar mereka tetap menyembah satu Allah.
Dan ketiga agama ini juga, mengajarkan pedoman yang sama pada umat-nya, yaitu mengenai baik dan buruk, malaikat-setan, surga-neraka.
Dalam hal sejarah ketiga agama ini (Islam, Yahudi, dan Kristen), nabi-nabi yang merak yakini pun sama.
Bagi umat Yahudi, Abraham atau Nabi Ibrahim adalah bapak dari kaum mereka, yang didarah keturunannya diwariskan melalui Nabi Ishak atau Isaac. Sedangkan bagi umat Islam Abraham atau Nabi Ibrahim adalah salah satu nabi mereka, dan merupakan leluhur bangsa Arab yang diwariskan melalui Nabi Ismail.
Berikut adalah daftar nama nabi & rasul dalam Islam/Kristiani/Yahudi: Nabi Adam as / Adam
Nabi Idris as / Enoch
Nabi Nuh as / Noah
Nabi Huud as / Eber
Nabi Shaleh as / Shelah
Nabi Ibrahim as / Abraham
Nabi Ismail as / Ishmael
Nabi Luth as / Lot
Nabi Ishaq as / Isaac
Nabi Ya’qub as / jacob
Nabi Yusuf as / Joseph
Nabi Syu’aib as / Jethro
Nabi Ayyub as / Job
Nabi Dzulkifli as / Ezekiel
Nabi Musa as / Moses
Nabi Harun as / Aaron
Nabi Daud as / David
Nabi Sulaiman as / Solomon
Nabi Ilyas as / Elijah
Nabi Ilyasa as / Elisha
Nabi Yunus as / Jonah
Nabi Zakaria as / Zechariah
Nabi Yahya as / John
Nabi Isa as / Jesus
Nabi Muhammad S.A.W
Bila kita rujuk lagi dalam rangkaian daftar para nabi diatas, kita bisa melihat bahwa perbedaan ketiga agama ini (Islam, Yahudi, dan Kristen) adalah di nabi mana yang mereka yakini dan mereka ikuti ajarannya.
Di dalam Yahudi, nabi yang mereka ikuti ajaran nya adalah nabi Musa, dengan Torah atau Taurat sebagai kitab suci mereka.
Di dalam Kristen, mereka menganggap Jesus atau Nabi Isa adalah penjelmaan Allah yang turun ke Bumi, yang menyempurnakan ajaran-ajaran nabi sebelumnya.
Sedangkan di dalam Islam, mereka mengikuti ajaran nabi Muhammad S.A.W yang juga dipercaya umatnya bahwa ajarannya adalah penyempurna dari ajaran-ajaran sebelumnya.
Dalam hal kitab suci. Torah atau Taurat sebagai kitab umat Yahudi merupakan kitab perjanjian lama bagi umat Kristen, dan Injil adalah kitab perjanjian baru nya. Sedangkan di dalam Islam, diyakini Al-quran adalah kitab penyempurnaan dari kitab-kitab tersebut.
Jadi, dari tulisan yang saya posting dapat ditarik sebuah kesimpulan,
“Apa yang sebenarnya kita (Islam, Kristen, dan Yahudi) ributkan??
Dari sejarah yang ada, bukankah kita merupakan sebuah ajaran yang satu yaitu menyembah Allah, hanya sudut pandang darimanakah kita meyakini dan ikuti ajaran tersebut..”





15 Comments
January 16, 2009 at 08:04
Hahaha.. ga tau nih gw jg bingung..
Padahal yang diikutin dah mati. Masih aja ribut.
Suruh idup lagi aja 33nya biar akur..
January 16, 2009 at 08:16
Damai itu indah…
Semua agama mengajarkan kita untuk damai…
Tapi semua kembali kepada keserakahaan itu sendiri…
Ada hitam, ada putih…
Ada baik, ada buruk…
Di dunia ini yang ada hanya sifat berlawanan…
Itu mutlak menjadi takdir di dunia ini…
Dan tidak akan pernah berakhir…
Yang pada akhirnya akan meninggalkan kesedihan dan berujung kedamaian bagi yang telah meninggalkan dunia ini…
January 16, 2009 at 09:54
gw setuju sama lo bro,,sayangnya terkadang egoisme manusia masih mengalahkan logika dan perasaan..
salam damai..
January 17, 2009 at 00:52
tampaknya komentar gw paling ga bijak ya?
hahaha…
January 21, 2009 at 21:54
yah emang semua sama…
kan semuanya terlahir dari keturunan ibrahim, dengan kata lain ibrahimnisme gt deh
January 22, 2009 at 07:21
Ga sama lah,kalu di taurat dan injil tidak ada muhammad ato pun nubuat tentang kelahirannya,dan tertulis kalo semua nabi itu harus dari bani israel jika tidak,dia adalah palsu, karna isa adalah yang pertama dan terakhir, sudah ada sebelum abraham ada.
January 24, 2009 at 09:41
hari sabtu gak ada gawean, akhirnya aku ya ngeblog jalan satu satunya
+ ninggalin bekas
January 24, 2009 at 13:02
Sebenarnya kalau semua orang menyembah Tuhan dengan benar tidak perlu ribut2 seperti sekarang ini, sayangnya sebagian dari kita lebih sering memuja agama yg kita anut dari pada Tuhan, dan jadilah seperti ini……..
January 24, 2009 at 17:13
betul, ngomongin agama itu membedakan, iman menyatukan
January 26, 2009 at 12:15
Betul sekali apa yang kamu tuliskan di alinea terakhir, tapi biar bagaimanapun agama adalah keyakinan yang btisak boleh dipaksakan oleh orang lain.
thank’s ya blog saya udah mejeng di blog kamu, sekarang giliranku untuk memejangkan blog kamu…
Salam Persahabatan.
January 26, 2009 at 13:18
buat saya islam yang terbaik
January 27, 2009 at 16:17
coba artikel ini dibaca / disebarin ke orang2 yg fanatik buta itu (yg di islam, di kristen, di yahudi, dll), dijamin mereka pada ngerti asal usul mereka itu dari apa sebenernya.
kadang2 banyakan yg ikut2an doank (ikut2an ngebom, ikut2an bikin teror, ikut2an bikin demo, dll)
January 27, 2009 at 17:03
berhubung masih gak ada gawean, ya iseng bertamu dan ngomong diluk
dan….heng ing eng
February 3, 2009 at 14:20
akhirnya tamat juga deh..
July 27, 2009 at 17:13
bgini..
pada dasarnya dari yg diceritakan udah jelas, prinsipnya nabi terakhir pada saat itulah yg diikuti. jadi jika pada masa nabi Musa, ya ajaran nabi Musa yg pada saat itu harus diikuti, kemudian disempurnakan pada masa ajaran nabi Isa (waktu itu nabi isa yg wajib diikuti), lalu akhirnya nabi Muhammad sbg penyempurna akhirnya. gitu aja koq repot?! tp ya butuh pembahasan khusus untuk meyakini nabi Muhammad sebagai nabi terakhir.
but klo masi mau ikut ajaran yg lama silahkan, tanggung sndiri akibatnya, hehehe.
sesungguhnya kebenaran itu sudah jelas tampak didepan mata, namun apa daya keangkuhan manusia itu sndiri lah yg menyebabkan ia mencelakai dirinya dan mencelakai orang lain. kata2 ini tidak hanya untuk memperingatkan umat di luar islam, namun juga bagi org islam sendiri yg perbuatannya sudah jauh dari Al-Quran dan Sunnah Rasulnya.
Wallahua’lam Bishshawab…