Fanatik Buta

harusnya tulisan ini dibuat sebelum pemilu kemaren. di tulisan sini gw mau bercerita tentang salah satu jenis orang yang ikut memilih wakilnya saat pemilu. jenis ini gw sebut dengan “fanatik buta”. gw juga bingung kalo suruh mendefinisikan dengan jelas. jadi gw bikin contoh cerita mengenai orang seperti ini yang memang gw temui dalam kehidupan nyata.

jenis pertama. memilih karena ikut-ikutan dan ga mengecek lebih dalam mengenai partai tersebut.

sebulan sebelum hari pemilu…

gw (g) : oiy ..pemilu besok nyolok ga lo??
temen gw (tg) : nyolok lah..lo nyolok??
g : iya ah..sekalian pulang..
tg: ooh..
g : milih siapa lo??
tg : gw milih partai X. lo milih apa??
g : gw partai Y. kenapa lo milih itu, kan partai X itu cuma satu golongan doang, kan org indonesia beragam??
tg : soalnya kakak gw anggota partai itu.
g : ooh..(lalu diteruskan dg obrolan sehari yang ga penting..)
2 minggu sebelum pemilu
g : oiy..gimana udah dapet caleg yang mau contreng ga??
tg : hah??
g : caleg nya lo milh siapa??
tg : emang lo tau milih siapa??
g : tau dong..gw udah cek-cek di google caleg-caleg nya, gw udah nentuin bakal milih siapa.
tg : oohh..gw mah percaya sama caleg-caleg partai X pasti bersih-bersih, kan landasan partai nya aja udah islam.
g : ohh..

jenis yang kedua adalah orang-orang yang memilih partai  karena dilandaskan pemimpinnya mempunyai history keturunan yang hebat. disini gw bukan sentimen sama partai-partai seperti itu. tapi gw cuma kurang setuju sama orang-orang yang memilih atas dasar alasan tersebut, bukan memilih karena melihat dari visi-misi partai nya apakah sejalan dengan mereka atau tidak.

itulah dua jenis orang yang memiliki pandangan fanatik yang buta,, mungkin masih banyak contoh-contoh lain tentang orang fanatik buta seperti diatas, tapi 2 jenis diatas lah yang gw temui ,,

mungkin kejadian seperti ini disebabkan karena bangsa kita sedang belajar bagaimana cara berdemokrasi yang baik.

dan mudah-mudahan pemikiran dan sikap bangsa indonesia bisa semakin berkembang, sehingga dapat membuat demokrasi di indonesia semakin baik.

Advertisements

3 Comments

Filed under Opini

3 responses to “Fanatik Buta

  1. eki

    PILPRES …. Hehehe

    mau pemilu legislatif kek,,mau pilpres kek,,
    sama aja ki..pasti banyak orang yang kayak gini..

  2. bagus banget tuh nama ‘fanatik buta’, kebanyakan emang orang ga mau repot menyelidiki mana yang benar, pantas n patut dipilih

  3. helenamayawardhani

    kebanyakan bangsa kita emang ga mau repot 😀 😀

    kasian juga sama masyarakat yang ga mampu, mana sempat mereka search dulu di google ttg calon mana yg mau mereka pilih T_T

    yah kalo orang kecil mah ga masalah len,,
    pengalaman gw ini kan tentang temen gw yang jg mahasiswa, yang harus nya lebih kritis pemikirannya,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s