2012

selamat tinggal tahun 2011 yang penuh kenangan,
selamat datang tahun 2012 yang penuh harapan.

ga kerasa tahun 2011 yang penuh kenangan ini berlalu.

semester pertama tahun 2011 gw mendapatkan berkah berlimpah dari tuhan,
di bulan Januari di tahun itu gw merasakan hasil belajar gw 5 tahun dibayar lunas dengan 1,5 jam,
2 bulan kemudian di bulan Maret gw mendapatkan tambahan huruf ST (Sarjana Teknik) di belakang nama gw,
di bulan Mei tahun itu pula gw merasakan pertama kali menjadi pegawai,
dan mendapatkan gaji pertama dari hasil keringet gw sendiri.

semester kedua gw lalui dengan beberapa cobaan yang cukup membuat gw goyah,
mulai merasakan tidak enaknya jadi pegawai,
menghadiri sebuah pernikahan yang membuat saya cukup terpukul,
berita kondisi kesehatan salah seorang terdekat saya.

tetapi seperti yang kata orang-orang bilang, “Tuhan tidak akan menguji umatNya lebih dari kemampuan umatNya”
semua bisa gw laluidengan cukup baik dan semoga bisa menjadi pelajaran hidup gw.

tahun 2012 sudah siap untuk dijalani.
banyak rencana dan harapan yang sudah dibuat,
semoga tuhan memberi kemudahan untuk gw bisa menjalani rencana-rencana tersebut.

Thanks for All Blessing, Happiness & Lesson of Life. Happy New Year 2012.

Leave a Comment

Filed under Cerita, Sekedar Tulisan

awake from a nap,

heart beating so fast,

suddenly feel so lonely,

 

I think I know why,

take care,

you always on my pray,

Leave a Comment

Filed under Cerita, Sekedar Tulisan

Dinginnya Bandung, Hangatnya Darah Ular

Dihari terakhir gw menjadi mahasiswa di Bandung(wisuda). Gw tutup dengan mencicipi kuliner ekstrim yang udah lama buat penasaran. Bareng 2 orang teman seperjuangan dari SMA sampai kuliah yang udah niat dateng ke wisuda gw disela-sela kesibukan kerja mereka.

Kuliner kali ini kami akan berburu darah ular kobra, yang udah tidak asing di telinga para pecinta kuliner ekstrim dan pecinta kuliner penambah stamina, yaitu darah ular. Setelah pencarian info ke kerabat, kolega dan para sahabat, akhirnya didapat restoran bernama Istana Raja Cobra  yang terletak Di Jln. Jenderal Sudirman No.319, Yang katanya sih udah lebih dari 35 tahun jualan kuliner ular.

Setelah bertanya-tanya pada pemilik resto dan diskusi singkat, akhirnya kami memesan darah ular kobra untuk masing-masing, 1 porsi piton goreng, dan 1 porsi sup ular.

calon uler yang akan disantap

korban lagi dikulitin

darah korban dikuras abis

Sekarang gw akan menggambarkan rasa dari masing-masing menu yang kami pesan. Pertama darah kobra, disini pikiran pertama gw dan mungkin kebanyakan orang rasanya bakal amis atau pahit seperti rasa darah atau empedu pada umumnya. Tapi itu ternyata ga terbukti karena campuran ramuan darah kobra tersebut terdiri dari darah ular(pastinya), empedu ular(yang ini juga kayaknya pasti harus ada), madu, dan arak, nah dari semua bahan-bahan itu yang paling mendominasi adalah rasa arak dan madunya. Jadi menu darah kobra ini bisa dibilang punya rasa yang enak (mungkin karena gw emang suka rasa madu dan minum arak :D ).

Berikutnya piton panggang dan sup ular. Jujur ini yang bikin kaget, walopun bentuk piton gorengnya ga menarik tapi pas dirasain taunya dagingnya sangat mirip daging ayam. Supnya juga kayak gitu, dengan daging ularnya yang disuwir-suwir di dalam sup tersebut jadi bisa dibilang rasa dan bentuknya amat mirip dengan sup ayam.

penampakan korban setelah digoreng

empedu korban

ramuan darah korban siap disantap

 

 

 

 

 

 

Di toko tersebut selain menjual ular juga menjual banyak lagi makanan-makanan ekstrim laennya, seperti biawak, monyet, dan kalong. Tapi sayang karena duit didompet yang terbatas maka kita cuma mencoba santapan ular aja. Semoga laen kali bila ada waktu dan biaya gw bisa berkesempatan kembali  dan mencoba kuliner-kuliner ekstrim tsb.

OK, abis minum darah uler selanjutanya kita jajal gimana khasiatnya di”tempat laen”. :D

Leave a Comment

Filed under Kuliner, Wara-Wiri

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

dikutip dari postingan surjadi05 di forum KG

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, “Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?” “Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,” kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, “Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang”.

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, “Lalu daerah apakah itu Tuhan?” “O, itu,” kata Tuhan, “itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.”

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, “Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? “Tuhan pun menjawab, “Wait, until you see the idiots I put in the government.” (tunggu sampai Saya menaruh ‘idiot2′ di pemerintahannya)

3 Comments

Filed under Opini

City Island

Judul: city island
Sutradara: Raymond De Felitta
Pemeran: Andy Garcia (Vince Rizzo), Julianna Margulies, Joyce Rizzo, Steven Strait, Dominik García-Lorido, Ezra Miller

Aktor Andy Garcia kembali hadir dalam film terbarunya yang berjudul City Island. Film komedi independen ini menceritakan kehidupan seorang sipir penjara yang hidup di sebuah desa nelayan yang juga bernama City Island.

Kisah tersebut bermula saat kehidupan Vince Rizzo–seorang sipir penjara yang hidup di desa nelayan City Island dekat New York, Amerika Serikat–awalnya berjalan lancar. Tapi, kehidupan mulai berubah saat ia menemukan dan membawa pulang anak hasil hubungan gelapnya yang menjadi narapidana di penjara tempat ia bertugas. Itu pun menjadi awal terbongkarnya kehidupan rahasia keluarga Rizzo.

Anak hubungan gelap nya tersebut tidak mengerti kenapa dia dibebaskan dan dibawa pulang oleh si sipir (Vince Rizzo). Anak perempuan Rizzo terpaksa bekerja sebagai penari telanjang untuk biaya kuliahnya karena beasiswanya telah dicabut. Anak lelakinya juga diam-diam memiliki kelainan seksual terhadap wanita berbadan gemuk. Vince yang ikut sekolah akting selalu menutupi hal tersebut dengan mengaku bermain poker dengan teman-temannya. Sehingga membuat istri nya mencurigai Vince berselingkuh gara-gara ia selalu keluar bermain poker. Sampai akhirnya istri Vince nyaris berbuat nekat dengan berselingkuh dengan anak hubungan gelap Vince.

—————————————————————————–

film ini memberi gambaran kalo kebohongan kecil bisa buat masalah yang harusnya sederhana bisa jadi complicated. memang pada dasarnya kita sebagai manusia ga bisa lepas dari bohong (ya kalo bahasa bagusnya akting lah). karena ga bisa dipungkiri dalam promosi diri dan menjaga image yang emang dibutuhkan waktu berhubungan dengan orang atau kolega juga membutuhkan sedikit akting (bohong). hehe.

jangankan di film ini, di real life masih banyak juga orang yang belum bisa terbuka sepenuhnya terhadap keluarganya (termasuk gw..), contoh kecilnya kita sebagai anak kadang atau malah sering bohong sama orang tua, alasannya sih cuma buat nyelamatin diri atau juga bisa biar mereka (orang tua) menerima yang meraka harapkan walaupun itu bukan yang sebenarnya terjadi.

jadi intinya orang tua harusnya bisa nerima anaknya apa adanya, jangan terlalu memaksakan apa yang mereka inginkan yang akhirnya bisa terjadi kebohongan-kebohongan. (loh jadi nyalahin orang tua lagi ini mah..hahaha)

3 Comments

Filed under Film